Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik dengan Bantuan Mikroorganisme Lokal (Mol) di Desa Jojog Kecamatan Pekalongan

Authors

  • Rafida Bela Universitas Lampung
  • Hafiz Ansoridani
  • Revika Gina

DOI:

https://doi.org/10.23960/ijceaj.v2i1.45

Keywords:

Mikroorganisme Lokal, Gapoktan, Pelatihan, Pupuk Organik

Abstract

Limbah kotoran hewan seperti sapi, limbah rumah tangga dan sayuran selama ini hanya menjadi  sampah bila tidak dimanfaatkan dengan baik. Pemanfaatan limbah kotoran hewan dan limbah  sayuran menjadi pupuk organik yang memiliki manfaat untuk dijadikan pupuk organik dengan  menggunakan bantuan MOL (Mikroorganisme Lokal) dalam pembuatannya. Pelatihan  pembuatan pupuk organik dengan menggunakan MOL bertujuan untuk memanfaatkan limbah  kotoran hewan dan sayuran guna menjadi bahan yang lebih bermanfaat dalam bidang pertanian dan bidang peternakan. Selain itu kesediaan pupuk kimia bersubsidi yang semakin menipis dari  pemerintah membuat para petani kekurangan pupuk untuk lahannya yang memengaruhi hasil  panen para petani. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi pemaparan, pelatihan,  dan diskusi yang dihadiri oleh anggota gapoktan Arjuno dan Sadewa. Hasil pelatihan pembuatan  pupuk organik dengan metode mol ini menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat  megenai bagaimana membuat MOL (Mikroorganisme Lokal) sebagai pengganti EM4, dengan  biaya yang lebih murah dan bahan yang mudah didapat masyarakat dengan mudah menerapkan  pembuatan MOL dna pupuk organik ini sebagai pengganti EM4 yang mudah dibuat dan tidak  merusak tanah kedepannya.

Published

2025-10-13

How to Cite

Bela, R., Hafiz Ansoridani, & Revika Gina. (2025). Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik dengan Bantuan Mikroorganisme Lokal (Mol) di Desa Jojog Kecamatan Pekalongan. ANDAN JEJAMA: Indonesian Journal of Community Engagement (IJCE), 2(1). https://doi.org/10.23960/ijceaj.v2i1.45